Nyamar Jadi OSIS

1803 Kata

Iluvia turun dari taxi, ia melangkahkan kakinya memasuki halaman sekolahnya. "Huh," gadis itu menghela napas cukup panjang lalu memaksakan bibirnya untuk tersenyum lebar. "Doain lancar ya, Bang." gumamnya sambil terbayang wajah Abangnya dirumah sakit. Ia berjalan menuju kantin untuk menemui teman-temannya yang katanya sudah datang dan menunggu dikantin. Kantin masih sepi, jadi Iluvia langsung menemukan dimana teman-temannya berada. Ia menghampiri mereka, "Hai, guys." sapanya. Tatapan mereka semua tertuju pada Iluvia yang nampaknya sangat tidak bersemangat. "First day nih jadi yang paling senior disekolah, semengki dong!" ujar Dirga sambil mengangkat tangannya seperti simbol merdeka. Iluvia tersenyum, memperlihatkan deretan gigi putihnya. "Semengki kok gue." "Bang Alga gimana, Luv?" t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN