Mas Bos 125

1079 Kata

Mas Bos 125 *Happy Reading* Aika menatap belasan box bayi di hadapannya dari balik jendela besar, dengan rasa takjub dan iri yang bercampur jadi satu kesatuan yang membuat hatinya bergemuruh kacau. Dia takjub melihat keberadaan para bayi-bayi itu. Melihat wajah merah ceri mereka, dan tenangnya tidur para malaikat kecil itu. Namun di sisi lain hatinya, rasa iri pun turut hadir, karena Aika belum bisa memiliki satu pun dari mereka. Tuhan ... sampai kapan Aika harus menunggu? Aika sudah sangat menginginkan rahimnya terisi, dan bisa memberikan suaminya keturunan. Bolehkah Aika minta hal itu segera terjadi, Tuhan. "Syukurlah, Rara dan bayinya selamat dan sehat-sehat saja." Suara Kairo memecah lamunan Aika. Membuat gadis itu mengangguk kaku seraya terus menatap deretan box bayi di balik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN