Mas Bos 62

1180 Kata

“Bunda?” Kairo langsung berdiri dari duduknya. Saat menyadari kehadiran orang yang punya jasa tinggi melahirkannya. Aika yang tanpa sadar meneguk ludah kelat, melihat tatapan ibu mertuanya yang biasa hangat. Kini sedikit dingin. Cuma sedikit ya Gengs. Gak banyak, kok. Soalnya Bunda Karina ini memang tidak bisa marah sepertinya. Dia selalu ceria dan penuh welas asih. Makanya, lihat Bunda Karina sekarang tuh Aika rada shock. Ini tuh kayak bukan Bunda banget. Lalu, kenapa Bunda bisa kayak gitu, ya? Apa ada yang salah? Atau ... jangan-jangan Mas Bos nakal pasti. “Aduh!” Aika sontak ikut meringis. Saat tiba-tiba saja Bunda Karina menjewer telinga Kairo dengan gemas, sambil menggiringnya ke arah sofa. “Sejak kapan Bunda ngajarin Kamu lebih mentingin kerjaan daripada istri, Bang?” Eh? “

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN