Sungguh kuterbuai dalam lamunan Seakan ragaku hangus terbakar ... Begitu besar api ... Tak mungkin untukku— “Kamu lagi ngapain, Aika?” “Eh, aduh! Yah ... Mas Bos mah ... ngagetin aja, sih! Padahal tinggal sedikit lagi itu!” kesal Aika. Saat keseruannya diinterupsi Kairo begitu saja. Apa Kairo tidak tahu, kalau Aika sudah setengah mati menghafalkan gerakan tarinya? Giliran Aika udah mulai hafal, eh suaminya seenaknya saja membuyarkan konsentrasinya. ‘Kan, Aika kesel! Kairo yang tidak tahu apa-apa mengenai yang istrinya kerjakan pun, hanya menaikan alisnya dengan bingung. Memangnya Kairo salah apa? Dia ‘kan, cuma nanya doang tadi. Kenapa Aika jadi semarah itu padanya? Lagipula, sebenarnya istrinya itu sedang apa, sih? Kenapa joget-joget sendiri seperti orang gila di depan HP? Aneh ban

