Mas Bos 49

1123 Kata

“Mas Bos, kita di mana, sih? Udah gelap, dingin, lagi! Ih, Aika rasanya bakal membeku sebentar lagi,” gerutu Aika lebai seperti biasa. Aika bergeser mendekat ke arah Kairo, yang dengan senang hati mendekapnya. Ini kesempatan langka ‘kan? Di mana Aika terlebih dahulu mendekatinya. Namun sayang, mereka malah diganggu dengan Bianca yang terus sama nyerocos marah-marah pada Alvaro. Kenapa lagi pasangan itu? “Lo kenapa sih, Bi? Berisik mulu dari tadi? Pusing gue dengerin omelan Lo! Kalau nggak mau diem mending pulang sono! Nyempit-nyempitin aja di sini juga!” usir Aika kejam, yang sukses membuat Kairo kegirangan diam-diam. Bukannya menjelaskan, Bianca malah menghentakan kakinya dengan kesal, sebelum menjawab. “Kesel gue!” Bianca mendumel. “Kesel kenapa?” “Au, ah! Pokoknya BT aja.” Dih,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN