Giant dan Andrean terlihat bertanya tanya, berbeda dengan Nino yang masih sibuk dengan ponselnya kemudian ia tersenyum merekah. “Apaan?” tanya Andrean “Bang! Tau gak itu cewek ngeri banget anjir” ujarnya Giant menatapi Liam penasaran “Ngeri gimana?” “Sudah gue duga” ujar Nino pelan di sela sela gammersnya itu Liam menarik nafasnya “Gue barusan deketin dia, ajak dia ngobrol tapi tetep aja cuek. Ya udah lah gue pegang tangan dia secara halus supaya dia luluh dan lihat wajah tampan gue. Dan kalian tau apa yang terjadi selanjutnya?” “Apa apa?” teriak Andrean dan Giant penasaran Liam terlihat malu “Lihat nih!” dia menunjukan rahang kanannya yang terlihat memar “What? Dia dia..” gantung Andrean dan Giant Sementara itu Nino semakin tersenyum “Cewek kasar itu gak berubah” gerutunya “Dia j

