Chap 21

856 Kata

"Wirawan! Mereka tidak salah paham! Haha, jangan munafik!" Deg Seketika pak Wirawan menjadi pucat pasi sama seperti Sherly. Keyla dkk pun tersenyum kemenangan. Orang yang telah ditunggu tunggu sudah datang. "Yes! Daddy udah dateng!" batin Keyla. "A-apa mangsud anda? Saya tidak mengerti." ucap pak Wirawan gugup. "Sudahlah jangan pura pura tidak tau seperti itu. Jujur saja, saya akan menghargai nya." ucap James sambil duduk di atas sofa. "Tapi saya benar benar tidak tau pak, saya berani bersumpah." ucap pak Wirawan. "Oh ya?" tanya James. Pak Wirawan pun mengangguk angguk kan kepala nya dengan cepat. "Hm..baiklah kalau anda tidak mau jujur, tak apa. Lagipula bukti sudah ada di tangan saya." ucap James sambil beranjak dari sofa dan langsung mengambil ponsel nya untuk menelepon seseoran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN