Setelah menceritakan semuanya kepada kedua orang tuanya, perasaan Caca sudah merasa lega. Sekarang dirinya tidak perlu lagi takut ketahuan oleh keluarganya sendiri. Ia malah bisa menitipkan Kai pada kedua orang tuanya jika ia harus berdinas malam di rumah sakit. Ia juga tidak harus merepotkan Tia untuk menunggu putranya sepanjang waktu lagi. “Kakak harus segera pindah dari rumah Tama,” pinta Satria pada Caca. Sebagai orang tua tentu dirinya tidak ingin putrinya menjadi beban orang lain karena pria paruh baya itu masih merasa mampu untuk menjaga anak dan cucunya. Di samping itu Satria dan Hanum juga merasa khawatir jika Andra mengetahuinya. Namun, yang menjadi pertimbangan kedua paruh baya tersebut tak lain dari gunjingan yang akan timbul nantinya. Mereka percaya jika niat Tama tulus

