Titik Awal Tanpa Revan

2013 Kata

Desa Malasari, bagaikan surga yang sengaja di letakkan Tuhan di bumi. Pemandangan hijau khas pedesaan terhampar di depan mata. Suara cicit burung dan riuh kokok ayam menyapa telinga kala, terbangun di pagi hari. Gerombol anak kecil berjalan kaki, riang mengukir langkah pada jalan setapak, menggiring mereka menuju sekolah. Kegembiraan mereka terdengar dari kidung yang mereka dendangkan bersama-sama. Suara canda ayah dan ibu di dapur menggugah tidur Kanaya yang lelap. Usia mereka telah senja, tetapi peruntungan cinta masih menyertai kedua orang tua Kanaya hingga tua. Hidup sederhana yang mereka lakoni sejak dulu, walau sering kali dihampiri kekurangan tidak mengubah cinta keduanya untuk saling mengisi. Kanaya membuka daun jendela kamarnya, menyambut pagi dengan senyum cerah. Tegur sapa a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN