Setelah kaki susah payah melangkah
Hembusan napas terengah, dicacah lelah
Di ketinggian tiga-enam-tujuh-enam kaki menjejak tanah
Sudah di atap jawa, piaskah?
Berlarilah,
Berputar arah sesuka kaki mengarah
Menikmati hangat surya di wajah
Menyandar tubuh di atas pasir merebah
Duduk sini!
Nikmati keindahan negeri atas awan yang sekejap ini
Sapa jonggring saloka, ia datang menghampiri
Tiap lima-belas menit kepulan asap menghujani
Kesempatan hanya sampai pukul sepuluh
Sebelum sulfatara membunuh
Pastikan raga bersuara tak mengeluh
Harus turun langkah mengayuh, jadikan dirimu tangguh!
Setapak sebentar lagi disusuri
Terlihat curam dari arah summit dini hari
Tanpa pijakan batu, pasir pasti menjegal sepatu
Terbersit takut sendiri, berharap pegangan tali
Debu mulai beradu
Mendekap muka memeluk mata merapuh
Langkah setengah terhenti, pertanda hati-hati
Pada batu terakhir meniti takdir
Tak seperti yang dikira!
Tajam menakutkan dan berbahaya
Seperti prosotan rupanya
Yeay! Menikmati masa kecil yang lupa bahagia
Di atas pasir berbisik
Menyuara alunan lagu klasik
Gesekan sepatu terdengar mendesik
Kesenangan pendaki pun tak terusik
Langkah seribu kaki yang gemerisik
Mengiringi candaan melepas lelah yang asyik
Cengkerama kamera tak henti merona panorama
Dokumentasi bahwa ini benar-benar ada
Teruntai kata, hati-hati ya!
Ikuti saja leader, bertanya sapa
Agar tak jatuh ke blank tujuh-lima
"The dead zone area" katanya
Jangan karena asyik prosotan, nyawa kehilangan
Dahulukan keselamatan
Puncak hanya kesenangan
Kembali dengan sehat, utamakan!
#
Mahameru - 3676 mdpl
Mt. Semeru (3676 mdpl)
Lumajang, Jawa Timur, Indonesia