Bel apartemen Melissa berbunyi. Melissa mengenakan dress hitam di atas lutut dan membuka pintu dengan ekspresi terkejut. Dia melihat Noah di depan pintu apartemennya. Melissa mengingat kemarin dia bertengkar hebat dengan Bryan dan spekulasi kedatangan Noah adalah... “Bagaimana dengan anak kita, Melissa?” tanya Noah. Matanya menatap dingin. Melissa tersenyum. Tidak. Bryan tidak memberitahu Noah soal anak yang dikandungnya. “Aku tersanjung kau akhirnya mengakui anak ini sebagai anakmu.” Noah tersenyum miring. Dia membelai perut Melissa dan seketika Melissa merasakan desiran lembut yang mengalun dari dadanya hingga ke tulang punggungnya. “Masuklah.” Melissa begitu senang Noah membelai perutnya lembut. Akhirnya, anak yang dikandungnya akan memiliki ayah yang sesuai dengan keinginan Meli

