"Elton bangun sayang, jangan buat ibu kahwatir sayang." Ara terus saja mengguncang tubuh Elton, agar sang anak terbangun. "Elton sadarlah sayang, ibu sangat khawatir sayang." ucap Ara disertai air mata yang mengalir deras "Kau tahu, jika kau seperti ini terus. Ibu akan terus mengingat masa lalu, dimana kau hampir kehilangan nyawa karena wanita itu. Jangan seperti ini lagi Elton, ibu tidak kuat melihatmu menderita menahan sakit yang menjalar ke d**a Elton. Kau harus sembuh Elton, kau harus sembuh." Tangis Ara tidak meredah, melainkan tangis itu semakin kencang. Saat mendapat telfon dari Lucas yang mengatakan Elton berada dirumah sakit. Detik itu juga Ara dan Breat terbang ke Turki, meninggalkan negara Spanyol. Mereka berdua khawatir dan merasa takut akan terjadi sesuatu kepada putra sem

