David diam termenung menatap ketiga orang yang sedang bercengkrama. Dari apa yang ia lihat, ia bisa menyimpulkan jika mereka adalah keluarga bahagia. Rasanya David ingin sekali menjadi Elton, mempunyai istri yang menjadi dambaan, anak yang seperti Arslan. Ah mungkin jika terkabulkan David adalah orang terberuntung didunia ini. "Kau kelihatan sangat bahagia Arslan. Sekarang ayah jadi tidak yakin, jika kau mau memaafkan ayah." gumamnya diiringi senyuman kecut. "Eli sayang jangan berlari nanti kau terjatuh." Teriakan itu membuat David menoleh dan mendapati seorang wanita sedang mengejar anak kecil. David hanya melihat dan menyaksikannya. Ah ternyata ada dua anak kecil, sepertinya mereka kembar. Karena sudah terlihat jelas dari wajahnya, mereka mirip. Tapi, tunggu dulu. David merasa waja

