BAB 43 : Kegilaan Kenan

1289 Kata

Dia sudah gila! Bagaimana bisa laki-laki yang terkenal pendiam dan alim bisa berpikir sebejat ini padanya?! “Kenan, jangan gila!” pekik Lera seraya memberikan tatapan penuh kengerian dan jijik pada laki-laki itu. "Oh, tidak!" Lera panik saat laki-laki itu dengan mudahnya mengunci kedua tangannya di atas kepala dan semakin menekan dirinya di sofa. Bibir dingin itu kembali menyentuh bibirnya, memaksakan lidahnya masuk ke dalam. Lera meronta, dia berusaha melepaskan diri dari kuncian Kenan. “Sial, tenaganya lumayan kuat juga!” gerutu Lera dalam benaknya, dia sedang memutar otak untuk bisa melepaskan diri. “Kenan, Please … jangan lakukan ini!” pintanya di sela ciuman mereka. Kepanikan yang Lera rasakan semakin besar saat salah satu tangan Kenan sudah berada di perutnya, terus bergerak ke

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN