BAB 36 🥵

1222 Kata

Lera memejamkan mata semakin erat, bibir tipisnya mengatup rapat, tidak, ini lebih seperti menggigit bibir bagian dalam untuk menghalau suara yang bisa saja lolos dari mulutnya. Dia tidak ingin pria itu berpikir kalau dia menikmati hukuman tidak masuk akal ini. Apakah ini sudah selesai? Dia bertanya-tanya karena sudah lewat dari dua menit namun masih belum merasakan kehadiran bibir Bian hinggap di pipinya. Tidak, bukannya dia berharap pria itu melakukannya, hanya saja ... Ia ingin ini segera selesai. "Apa yang sedang coba dia lakukan sih?" batin Lera mengerang kesal. Dia meremas kain sprei untuk menghilangkan kegugupan, tapi sebenarnya itu sama sekali tidak membantu. Lera belum cukup berani untuk membuka kedua mata dan sialnya hal itu justru membuat perasaannya semakin tidak karuan. D

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN