Bab 28 : Jatuh dari ranjang

933 Kata

"b******k!" umpat Bian. Pria itu kembali ke ruang tengah dengan perasaan kesal, rasa panas membakar hatinya tanpa ampun. Ucapan Lera masih terngiang-ngiang di telinganya, seperti radio tua yang tidak bisa dimatikan kalau tidak dibanting. 'Itu hanya berlaku bagi mereka yang mencintai suaminya, Bian. Sedangkan aku tidak sama sekali, aku tidak mencintaimu sama halnya dengan kau yang tidak mencintaiku.' Tck, jadi secara terang-terangan Lera menyatakan bahwa pernikahan mereka tidak bermakna apa-apa selain karena terpaksa? Mengepalkan tangan, perasaannya bertambah kesal saat teringat adegan beberapa jam lalu, ketika gadis itu berpelukan dengan seorang laki-laki. Bian sempat mengira bahwa laki-laki itu hanyalah tamu undangan pada umumnya, namun setelah melihat bagaimana mereka tidak dapat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN