Episode 28

1254 Kata

Mereka pun mulai fokus melakukan operasi. Hingga selang beberapa menit operasi telah selesai. “Aku sudah selesai. Selanjutnya selesaikan,” seru Revan. “Baik Dok,” jawab Laura. Revan berlalu pergi meninggalkan ruang operasi. Ia berjalan menyusuri lorong dengan melepaskan penutup kepala dan maskernya. Ia memasuki ruang istirahat dan menuangkan kopi ke dalam gelasnya. Kemudian ia mengambil gelas kopi dan membawanya untuk duduk di sofa yang tersedia di sana. Ia menyesap kopi itu di iringi helaan nafasnya. Operasi kali ini cukup panjang dan melelahkan. Revan merasa tubuhnya mulai tak nyaman. Ia memegang tengkuknya dan menggerakkan kepala ke kiri juga ke kanan. “Pegal?” pertanyaan itu membuat Revan menoleh ke sumber suara dan terlihat Laura berdiri di sana. Revan mengabaikan Laura dan kem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN