"Kau tak membawa baju hangat?" tanya Marvel saat Deavenny sudah masuk ke dalam mobilnya. Ia mengamati penampilan wanita itu dari atas hingga bawah. Rambut dikuncir kuda, celana kain panjang, kemeja, dan jas. Layaknya orang berangkat ke kantor. "Tidak, aku tak tahu jika hari ini akan turun salju," balas Deavenny memperlihatkan rentetan gigi putihnya agar Marvel tak mengomeli dirinya. Marvel melepas jaket tebalnya dan ia berikan kepada Deavenny. "Pakailah, sebelum salju turun semakin banyak dan udara menjadi lebih dingin," tuturnya. "Terus, kau kedinginan?" "Hanya untuk sementara, kita beli pakaian musim dingin sebelum jalan-jalan." Marvel memberikan usapan lembut di rambut Deavenny, lalu menjalankan mobilnya menuju pusat perbelanjaan. Kendaraan roda empat itu terparkir di basement sebu

