Lewis menatap tajam Deavenny. Dia serius memberikan ancaman. Wanita itu membuatnya pusing karena mengomel terus. Padahal dirinya tak seperti yang dituduhkan atau dipikirkan oleh seseorang yang baru dikenal itu. "Aduh ...." Lewis mengaduh kesakitan saat bibirnya mendapatkan sentilan dari jemari lentik dengan cat kuku berwarna merah maroon itu. "Beraninya kau berbuat kasar denganku!" serunya memegangi tangan Deavenny. Deavenny menarik paksa tangannya. "Salahmu sendiri mengancamku! Aku hanya memberikanmu peringatan agar tak sembarangan denganku!" balasnya ikut menatap tajam ke arah pria bertubuh atletis itu. Lewis menarik satu sudut bibirnya. 'Wanita ini cukup menarik juga,' gumamnya dalam hati. Ia terkesan dengan keberanian Deavenny. Terlihat tak memiliki rasa takut saat mendapatkan ancam

