66. Ketulusan Hati

2134 Kata

Selesai jumpa pers, Hulya turun terlebih dahulu, namun langkahnya langsung di hentikan oleh Azlan. Hulya langsung menatap Azlan dengan tatapan nanar dan mata yang berkaca-kaca. Namun Azlan seolah acuh dengan hal itu. “ Kamu mau kemana.” Tanya Azlan, tapi Hulya hanya diam. “ Jangan pergi begitu aja Hul, jangan buat aku malu di depan para wartawan. Mereka meminta kita berfoto dulu sebelum kita ke acara utama.” Ucapan Azlan benar-benar membuat Hulya terbengong, baginya Azlan benar-benar tega mengatakan hal seperti itu padanya, Azlan seolah tidak memahami perasaannya. Karena Hulya tidak mau membuat keributan di hadapan orang banyak terlebih lagi di depan media, membuatnya mengikuti arahan Azlan. Walau sebenarnya hatinya terluka. Sampai wartawan meminta Hulya tersenyum, dan Hulya pun hanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN