63. Ketulusan Hati

2194 Kata

Azlan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, Hulya yang sedari diam karena melihat mood Azlan sedang tidak baik pun akhirnya ankat bicara karena ketakutan. “ Mas, kamu kenapa sih. Tiba-tiba ngebut begini.” Tanya Hulya sambil memegangi selt beltnya. “ Aku harus ke kantor sekarang Hul.” Jawabanya. “ Kalau kamu ke kantor harusnya kamu bilang dari tadi mas, kan aku bisa turun. Kalau gitu sekarang kamu turunin aku.” Pinta Hulya “ Ngga mungkin Hul, aku lagi buru-buru. Aku harus sampai sana secepatnya.” Balas Azlan “ Ya makannya kamu turunin aku sebentar, biar aku pulang sendiri.” Pinta Hulya. “ Kamu ikut aku ke kantor dulu.” Jawaban Azlan membuat Hulya bengong. “ AKu ikut kamu ke kantor, ngga mas, aku ngga mau. Lebih baik kamu turunin aku sekarang.” Tolaknya “ Aku ngga minta jaw

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN