Sudah beberapa minggu setelah kejadian di sekolah Alea pada saat itu pun membuat dia selalu menghindar jika dirinya bertatapan langsung dengan Hulya. Selama beberapa minggu ini pun Alea tidak pernah keluar sampai malam lagi, dia memang menolak untuk di jemput oleh Hulya, namun dia tetap menyuruh pak Andri yang menjemputnya karena dia tidak ingin kembali berdebat dengan kakaknya. Mengetahui hal tersebut membuat Azlan sedikit lega, karena dirinya yang lebih protektif membuat Alea jarang membantah ataupun pulang telat. Namun, Azlan pun merasa ada yang aneh setiap melihat Alea yang terlihat langsung gelisah saat berhadapan dengan Hulya. Bahkan sekarang Alea pun lebih jarang membentak Hulya karena dia masih tetap tinggal di rumah ini. “ Le.” “ Ada apa kak.” Tanya Alea yang bukannya langsun

