Dua puluh tiga tahun kemudian. Bangunan berlantai empat dengan warna biru muda yang terlihat cerah, tetapi ada juga sedikit cat yang sudah mengelupas sebagian, sehingga menampakkan warna asli bangunan itu, yang sebenarnya sudah dimakan waktu. Bangunan itu sebenarnya adalah butik pakaian pengantin menjual berbagai jenis gaun-gaun, memang tampak jauh dari bangunan-bangunan lain. Tidak berderet berdekatan dengan toko-toko lain. Dua insan manusia pasangan muda-mudi yang berencana segera menikah. Gadis itu memandangi bangunan tersebut dengan raut wajah ragu dan memegang lengan calon suaminya erat sekali. Toko tersebut bernama butik kenanga. Tulisan nama toko itu cukup besar dan jelas sehingga dari jarak yang cukup jauh dapat dibaca oleh mereka. Gadis berambut lurus panjang yang masih berdir

