Reza tertegun saat menyimak penuturan cerita dari Nirmala tentang Rosa dan Darsimah. Lelaki itu duduk menyilangkan sebelah kakinya. Ia menyadari ada keanehan pada Rosa yang setiap malam Jumat lebih memilih tidur di ruangan khusus. Lantas Reza bangkit berdiri dan ia ingin memastikan kecurigaan yang menggelayut di benak pikirannya selama ini. "Saya boleh ikut," urai Nirmala mengekori Reza dari belakang. "Iya, saya hanya ingin tahu apa yang ada di dalam kamar rahasia yang selalu dia melarangku supaya tak masuk." Ruangan itu letaknya tak begitu jauh dengan tangga. Reza mencoba mencari kunci ruangan tersebut. Akan tetapi, tak ketemu dan akhirnya Reza mendobrak pintu kamar yang menjadi tanda tanya baginya. Ketika pintu terbuka. Reza terbelalak dan dia hampir muntah. Tampak di depan matanya b

