Ketemu Ketty

1120 Kata

Malam semakin pekat. Angkasa menjadi muram durja di kala melihat Akmal duduk di teras rumah merundung sedih. Ia sudah menunggu hampir enam jam di rumah itu hanya kekosongan yang didapatkan olehnya. Akmal masih berpikir positif jika Nirmala dan Devina sedang pergi jalan-jalan. Akmal memainkan ponselnya berharap ada dering telepon dari Nirmala, tetapi tak kunjung ada. Lalu datang mobil mewah berhenti di depan rumahnya. Lelaki itu tak peduli dengan sekitarnya, ada mobil berhenti pun tak dapat menarik perhatiannya hingga suara lembut seorang wanita membuat Akmal mendongak menatap siluet tubuh wanita yang sudah berdiri di depannya. "Rosa?!" pekik Akmal. "Akmal, apa kabar?" tanya Rosa sambil mengulurkan tangannya kepada Akmal. Lelaki itu benar-benar seperti terkena hipnotis, mendadak ramah k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN