Devina menatap lekat Nirmala, kedua tangannya mencengkram erat telapak tangan wanita bermata biru tersebut. Suasana menjadi hening. Dion dan Wowo pun diam. Mereka belum berani berkata-kata karena sedang menunggu jawaban dari Nirmala yang harus menjelaskan kepada Devina tentang semuanya. "Bun, katakan apa yang terjadi? Wowo itu siapa? Kenapa aku dan Dion itu saudara seibu? Kenapa Wowo ini harus menyamar menjadi ayah?" Begitulah todongan pertanyaan yang dilontarkan oleh Devina pada Nirmala. Nirmala melirik Wowo dan Dion. Ia melempar senyum kepada pemuda yang ada di hadapannya. "Iya, benar. Dion adalah kakakmu. Wowo itu genderewo bucin yang selalu ngejar Bunda. Dia bisa melakukan apa pun termasuk menyamar seperti ini," jelas Nirmala parau. Petir bak menyambar kepala Devina. Gadis itu be

