Sesuai petunjuk yang diberikan oleh Bayu. Devina mencari Delisa ke arah rumah tua Belanda yang tak lain itu adalah rumah Nirmala masa kecil karena Bayu pernah melihat Delisa di sekitar rumah tersebut. Bayu mengira jika gadis itu sedang melihat-lihat rumah Juragan kampung. Iya, memang selalu ada orang kota yang kagum dengan arsitektur rumah tua itu. Makanya Bayu tak curiga jika melihat orang asing ada di kampung mereka. Devina berjalan menyusuri jalan kampung. Posisi rumah tersebut ibarat berada di ujung kampung. Ia sesekali menyeka peluh yang membanjiri tubuh. Kakinya terasa lelah, tetapi demi menemukan Delisa. Gadis itu pun berusaha terus berjalan hingga sampai di tempat tujuan. Gadis itu menelan ludah. Tampak rumah tua yang penuh misteri ada di hadapannya. Bulu kuduknya berdiri, ia m

