Malam saat Ara pergi membawa Erly ke klinik. Andra mendapat kabar ke mana Erly dibawa pergi. Dengan cepat dia mendatangi rumah orang yang diduga telah menculik putrinya. Saat dia sampai di sana, ternyata rumah itu kosong. Tidak ada siapa pun di sana. Padahal saat itu tengah malam, seharusnya semua orang telah tidur. Termasuk pemilik kontrakan yang diduga telah menculik putrinya. Andra kembali marah karena mereka terlambat. Dia hanya menemukan tas dan handphone milik Erly yang sedang diisi daya baterainya. "Cari orang itu sampai dapat dan laporkan ke polisi! Aku mau wanita itu di penjara seumur hidup. Bila perlu aku ingin hidupnya menderita dan menyesal karena telah berurusan dengan keluarga Tirta Kencana!" titah Andra penuh dendam membara dan kebencian. Hampir pagi Andra m

