"Hey! Om peduli denganmu. Om sayang sama kamu. Buktinya om ada di sini," ucap Marcel membawa wajah Erly menghadapnya. "Om tidak peduli padaku. Om tidak sayang padaku. Om melakukan ini semua karena daddy membayar om," ucap Erly. Ala busyet! Apa lagi bahasa anak kecil ini? Marcel kembali membuka mata lebar mendengar ucapan Erly. Dirinya seakan dibuat mati kutu oleh gadis sekecil Erly. Marcel tidak menduga gadis cilik itu mempunyai pikiran sejauh itu. Dia memang dibayar oleh Andra, tapi sayangnya kepada Erly tulus dari dalam hati. Marcel mengamati wajahnya. Kosong. Pandangannya tetap kosong. Andra menitikkan air mata. Mendengar apa yang dikatakan oleh Erly membuat hatinya remuk. Harta paling berharganya kini membenci dirinya. Hidupnya hancur. "Tuan." Pengasuh Erly menyo

