Bab.82

978 Kata

  Kini giliran tubuh Ara yang ada di atas tubuh Andra. Mereka saling berhadapan dan wajah Andra tepat berada di depan wajah Ara.   "Andra, lepaskan!" teriak Ara memberontak.   Gadis itu berusaha melepaskan tangan Andra dari pinggangnya. Dia juga memukuli d**a Andra.   "Ara, jangan banyak bergerak! Apa kamu mau juniorku bangun karena pergerakan tubuhmu?" teriak Andra.   Kali ini dia mengatakan yang sebenarnya, bukan bagian dari sandiwaranya.   Andra yang sudah mati-matian menahan hasratnya sejak saat tubuhnya berada di atas tubuh Ara, kini harus kembali menahannya karena gerakan tubuh Ara lagi.   Mendengar ucapan Andra, sontak Ara menghentikan pergerakannya dan terdiam kaku. Matanya melotot menatap wajah Andra.   "Junior? Apa itu?" Ara tiba-tiba menjadi gadis bodoh dan polos.   "Ast

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN