setelah menyelesaikan beberapa persyaratan untuk pernikahan, akhirnya aku sah menjadi istri andi. sah di agama dan negara. hanya ada saksi yang menemani pernikahan kami "kita ke rumah ya sayang, besok mas antar ke rumah baru cinta" andi tersenyum saat kami sudah memasuki mobil "rumah?" jawabku "iya, kemarin mas sudah menyuruh bi ijah, membersihkan rumah kita" andi sangat bahagia aku menunduk tak lama meneteskan air mata. andi memperlambat laju mobilnya "kenapa cinta? kok menangis?" andi langsung memberikan aku tissue "mas bisakah saya langsung ke rumah baru?" aku mulai terisak "tapi satu malam kita bersama sebelum mas mengantarmu kesana?" mereka sudah sepakat untuk pisah rumah "kejadian dulu masih berputar dipikiran saya mas" air mataku masih jatuh tanpa henti akhirnya andi sadar

