cinta duduk ditempat tidur diapit oleh dua lelaki tampan di ruang inapnya dimas dan andi saling menatap tajam "apa kabar pak dimas?" sambil mengulurkan tangan andi "ba-baik pak" jawab dimas kikuk "dari mana bapak tau istri saya disini?" tanya andi lagi "dari bunda" jawab dimas membuat tangan andi menggenggam erat tangan dimas "dia mertua saya pak, dan cuma anak menantu yang pantas memanggilnya bunda" sarkas andi, dimas menarik paksa tangannya dan tersenyum miring "beliau sendiri yang senang dipanggil dengan sebutan bunda oleh saya" jawaban dimas membuat cinta tak nyaman "bagaimana kabar wanita yang bersama bapak di rumah makan beberapa bulan yang lalu?" pertanyaan dimas membuat cinta menoleh pada andi "oo... bapak mengikuti saya? itu wanita yang dijodohkan mami saya tapi saya me

