hampir tiga bulan aku bolak balik ke madiun, akhirnya selesai juga sidang hari ini di madiun, putusan yang dibaca hakim. telah disetujui pihak kami sebagai pengacara. tapi pihak jaksa masih pikir pikir dulu. jadi masih menunggu sampai ada keputusan tetap. aku mendatangi jaksa dan menyalami mereka menandakan pekerjaan ini telah selesai. sambil membuka jubah kebesaran kami, kami meninggalkan ruang sidang berpisah di parkiran, aku teringat pada cinta. "pak bisa kita ke rumah wanita yang kemarin kita ikuti dari stasiun?" tanyaku pak supir berfikir sejenak "oo... wanita cantik yang naik angkutan umum itu ya pak" aku tersenyum dan mengangguk lalu mobil kami melaju ke rumah cinta. "kenapa kemarin kita tidak sekalian mengantar wanita itu pak?" tanya pak supir "dia bilang saudaranya sudah me

