ISI PESAN GRUP WA KELUARGA ISTRIKU (19) Maya POV "Papa," "Papa" Aku terdiam membisu tanpa berkata apa-apa. Manik-manik mataku dengan sangat jelas melihat dua orang anak kecil sedang memeluk Mas Burhan layangkan ayahnya. Mas Burhan memalingkan wajahnya, ekor matanya menatap kearahku. Dia tidak berbicaralah apa apa, sementara kedua anak itu sudah antusias berharap mas Burhan mengendongnya. Aku, Mama, Sindi dan bang Yoni sama-sama tertegun. Kami semakin terkesiap melihat wanita yang memanggil mas Burhan berjalan menyalaminya dengan sangat santai. "Mas, kenapa diam. Terkejut melihatku!" Kata wanita itu ekor matanya kini berpaling menatap kearahku. "Ahhh, k-kamu kok tau aku disini," suara Mas Burhan begitu kaku dan terbata-bata. "Sayang, Aldi, Fahri, masuk dalam dulu sayang. Mama mau

