Meski Arik memberikannya dua puluh juta sebagai uang muka, bukan berarti pria itu bisa menyuruh-nyuruh dirinya seperti babu. Tapi kenyataannya memang Arik berpikiran seperti itu. Arik menelepon Dara menggunakan nomor baru dan mengatakan bahwa pria itu berada di kantor polisi. Kronologisnya tidak ditanyakan Dara, sebab untuk apa? Meski Dara penasaran mengapa pria itu ada di sana namun jika ia bertanya pasti Arik menganggapnya begitu peduli. Dengan kaki yang masih sakit dipakai berjalan, Dara pergi ke kantor polisi yang dimaksud Arik. Dara berpekulasi mungkin pria itu dilaporkan oleh Dila sebab mengganggu kehidupannya, meski tidak mungkin Dila mengambil jalur tersebut. Tapi siapa tahu? Awalnya Dara tak menyangka Dila bisa berselingkuh, ternyata bisa. Dara mencoba menyembunyikan rasa sakit

