Beralih ke tempat lain, atau lebih tepatnya di kamar Alex. Pada malam hari, Alex dan Ryuji bersiap untuk tidur, mereka berdua sudah berada di posisi berbaring di tempat tidurnya masing-masing. Pada malam itu, Ryuji menyadari bahwa Alex terlihat murung dan gelisah, bahkan dia tak berbicara sepatah katapun ketika sedang menyiapkan kasur untuk tidur. Maka dari itu, Ryuji yang merasa kasihan mencoba untuk menghibur Alex. “Alex.” “Ya.” Alex menjawab namun tak menengok. “Kau mau kubelikan makanan yang enak sebelum tidur?” “Tidak, tidak usah.” “Hmm, dengar, Aku mengerti perasaanmu saat ini ... Apakah ada yang bisa kulakukan supaya perasaanmu dapat menjadi lebih baik?” “Tidak.” “Apakah kau benar-benar ingin pergi merangsek ke markas GRIM Taskforce dan membuat kekacauan besar bagi seluruh ne

