CHAPTER TIGA PULUH DUA

2135 Kata

Wanita paruh baya itu menatap anak bungsunya yang pagi ini tampak sedikit aneh. Pria sudah bangun pagi- agi sekali dan tengah berkutat dengan lembaran roti dan isinya. Padahal di atas meja, ia sudah memasak untuk keluarganya sarapan. Tapi setelah menyelesaikan sarapannya, anak laki-laki itu malah tampak sibuk membuat roti isi.            “Kamu kalau mau bawa bekal, bawa yang mama masak aja. Ngapain ribet-ribet pakai bikin roti.” Kata Sidah, Ibu Tyo yang kini memerhatikan anaknya dari meja makan.            “Tyo maunya roti, Ma. Nggak mau gorengan.” Kata Tyo, ia kini tengah menaruh beberapa roti lapis buatanya ke dalam Tupperware.            “Awas, ya, Tupperware Mama kalau sampai ilang.” Kata wanita itu tepat saat Tyo menutup kotak makannya.            “Tyo nggak pulang tiga hari t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN