Hanna tak menyangka kalau tangan berdarah dingin yang telah menghabisi banyak nyawa itu begitu lembut memperlakukannya. Remasan pelan membuat tubuh pegal pegal Hanna sedikit lebih baik. Nyaman sekali rasanya mendapat treatment super spesial seperti ini dari sang Bos Mafia. Saat dalam mode ini, Julian memang bertransformasi menjadi family man. Suami yang melayani istrinya dengan sangat baik. Dia melupakan desingan peluru atau strategi bertarung satu lawan satu dengan lawan. "Kalau kamu pegal, cukup aja, Bos! Sekarang badan saya terasa lebih baik!" kata Hanna yang lama-lama tak enak. "Kenapa? Biarkan saya melayanimu sesekali, Hanna!" kata Julian yang masih telaten memijit lembut pundak Hanna yang kini duduk gemetar di depannya. "Tapi, kamu juga pasti lelah, Bos! Sudah cukup, istirahatla

