Hanna menunggu hasilnya .... Dia genggam sebuah tespek dalam kepalan tangannya. Dia tak kuasa untuk melihat hasilnya. Dia berharap ada dua garis merah di dalamnya. 'Ayolah, positif dan waktu tugasku bersama bos Julian akan segera berakhir!' batinnya penuh harap, lalu dia pejamkan matanya erat-erat. Sudah lebih dari satu bulan Hanna menjalani pernikahannya dengan Julian. Dia juga sudah melayani Julian secara intens dan sudah seminggu lebih dia belum mendapatkan menstruasinya. Dia yakin kalau Julian sudah berhasil menanamkan benih dalam rahimnya. Dia harap begitu, dengan begitu perannya sebagai peminjam rahim akan segera selesai dan kehidupannya akan kembali normal. Perlahan namun pasti dia buka genggaman tangannya dan kemudian dia juga perlahan membuka matanya, apa yang Hanna dapatkan?

