Bagian 34 Aku berjalan dengan gontai menuju kamar tamu. Setibanya di sana, aku segera mengerjakan apa yang disuruh oleh Mbok Ati. Mengganti spreinya dengan yang baru, merapikan tempat tidur, menyapu, kemudian mengepel lantainya. Sungguh, aku sangat berharap agar Tante Sarifah tidak datang ke mari. Jika beliau benar-benar datang ke sini, maka kiamatlah bagiku. Tante Sarifah adalah orang jahat. Beliaulah yang telah memfitnahku sehingga aku terusir dari kampung. Sebenarnya aku sangat membencinya dan sampai sekarang masih menaruh dendam padanya. Bukan hanya kepada Tante Sarifah si tukang fitnah itu saja. Melainkan Pak RT, Pak Murkidi serta istri-istrinya dan juga para warga. Kalau sudah mengingat soal itu, dendamku akan kembali membara. Padahal aku sudah mencoba memaafkan serta menghapusk

