"Vir, tunggu ...." Ucapan sang mama lagi-lagi membuat dirinya menghentikan langkahnya lalu menoleh sekilas. "Kenapa lagi, Ma?" "Perutmu bagaimana? Perutmu masih terluka, kan. Mama takut luka itu akan kembali terbuka dan dia belum benar-benar kering." "Ada Violet, yang selalu setia akan terus mengobatiku." jawabnya singkat lalu melanjutkan langkahnya bersama dengan para pengawalan yang sudah disiap dengan mobilnya. Smentara Vikar dan Jesslyn sudah tidak ada di sana. Mereka telah pergi menggunakan taksi online. Membuat Qiana memperhatikannya memunculkan senyuman di kedua sudut bibirnya. 'Sepertinya Vir mulai menyukai violet. Saat ini sepertinya dia tidak mau berlama-lama jauh dari istrinya itu. Benar, niatku dari awal violet itu adalah wanita baik-baik maka aku akan tetap menjadikan Dia

