BAB 20

1864 Kata

Sabrina merasa tidak enak pada Daniel atas sikap Nick juga sikap dirinya. Dia tahu kalau kepergiannya bersama Nick membuat Daniel terluka. Dan Daniel, tanpa meminta jawaban setelah mengungkapkan perasaannya—seakan tahu jika di hati Sabrina masih tertera nama Nick. Nick membawa Sabrina pergi tanpa memberitahu tujuannya. Maskernya sudah dilepas, tapi kacamatanya tertinggal di atas kafe meja. Wajahnya tampak semringah. Sesekali kepalanya mengangguk-ngangguk mengikuti aliran musik hip hop dari CD player. Nick lebih sering melirik ke arah Sabrina dari pada mengangguk-nganggukkan kepalanya. “Nick, sebenarnya kita mau ke mana?” tanya Sabrina untuk kesekian kali dan jawaban Nick hanya, ”Rahasia.” “Kemana saja, yang penting sepi.” kali ini Nick menjawab tanpa menoleh. Raut wajahnya berubah cepat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN