BAB 18

847 Kata

Sabrina memilih duduk di bangku taman yang sepi. Menyendiri. Menyerap kembali kata-kata Anne. Mencoba meningkatkan pemahaman cerita Anne dan kembali memutar rekaman suara Anne di ponselnya. Sabrina mendekatkan ponselnya ke telinga kanannya. Ekspresinya datar sekaligus misterius. Rahangnya yang anggun sekaligus angkuh, salah satu keunikan kesan wajah Sabrina dibandingkan dengan wanita lainnya. “.... Nick sempat menolak dengan rencana pihak manajemen. Tapi aku berusaha meyakinkannya untuk menerima cinta Paula Gardner. Aku meyakinkan Nick bahwa hubungan palsu itu hanya sementara. Dan Nick sadar, Paula Gardner memang mencintainya. Seiring berjalannya waktu Nick berpendapat kalau Paula Gardner tidak mencintainya dengan tulus. Itu bukan cinta, hanya semacam obsesi. Paula tidak mau berpisah deng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN