Bapa Isaac Morhon terkejut ketika mendengar Loto menyebutnya penipu. "Apa maksudmu?" gumam Bapa Isaac. "Kau, dirimu bukanlah pemuka agama. Kau hanyalah penipu!" tegas Loto sekali lagi. "Kau menyelundupkan penggalangan dana tahunan dari warga kota ini selama 6 tahun terakhir dengan dalih pengembangan gerejamu. Kau menumpuk uang mereka dan tidak memakainya seperti yang seharusnya. Kau menandatangani berkas pengalih tanganan aset bangunan ke pengolahan aset pribadi yang kau jadikan deposit di bank." Ucap Loto yang tiba-tiba mengetahui kebusukan Bapa Isaac Morhon melalui penglihatannya. Mereka yang ada disana merasa heran sekaligus bingung. Loto adalah orang asing di wilayah mereka, tapi kenapa dia mengetahui soal pengumpulan dana tahunan pembangunan gereja? "Kalian semua! Orang ini hanyal

