"Kalian mau ikut aku bertemu dengan Pak Alzio?" Reno memicingkan matanya melihat kehadiran Sheza dan juga Aixa. Mereka berkata ingin ikut pergi. "Memang salahnya di mana?" "Masalahnya, Pak Alzio ingin pertemuan kami dilakukan secara privat." "Katakan saja kau butuh asisten, aku rasa dia tidak akan keberatan. Jangan katakan kau udah mengajak orang lain." "Jangan bersikap sinis seperti itu, She," tegur Reno. "Ya ... ya ... mungkin Fitri? Bukankah dia terlihat sangat menempel dengan Pak Alzio kali terakhir kita bertemu dengannya." Reno mencibir kesal. "Padahal kau juga tahu aku dan Fitri tidak sebaik itu berhubungan, dia hanya menumpang padaku karena tidak ada pilihan lain. Lagi pula sebagai ketua panitia, aku wajib menjamin keamanan anggota aku dalam acara ini. Bagaimana mungkin ak

