Chapter 82

1215 Kata

Ketika Hansel berjalan keluar kamarnya, meninggalkan Jessica yang sudah ia rasa tidur dengan nyaman. Gadis itu rupanya tidak tidur ketika Hansel mengangkatnya ke kamar. Bahkan, ketika Hansel menutup pintu kamar, ia membuka matanya dan tersenyum dengan puas. Perasaannya jelas senang. “Terima kasih, Om Hansel. Karena sudah mau menyayangi aku sebanyak ini,” Jessica membatin, kemudian ia memejamkan matanya dan melanjutkan tidurnya. Sementara itu, Hansel kembali ke sofa dengan membawa sebuah selimut dan juga ipad miliknya. Lelaki itu merebahkan dirinya di atas sofa seraya memainkan ipadnya itu. Ia terjaga ketika malam semakin larut. Nampaknya, kantuk tak kunjung datang kepada dirinya malam ini. “Kenapa jadi enggak bisa tidur?” Hansel menggerutu, kemudian ia mencoba untuk mencari posisi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN