Satu bulan kemudian ... Arie menggenggam tangan perempuan di sampingnya dengan erat. Hakim mengetuk palunya berulang kali untuk menenangkan tamu sidang yang hadir. Setelah pengacara Edward duduk, lima hakim yang duduk di depan ruang sidang itu saling berdikusi sambil membuka ratusan kertas di depannya. Sedangkan pria yang memakai baju tahanan di samping pengacara itu menyisir orang-orang di ruang sidang itu dan berhenti ketika melihat Arie. Edward menatapnya dengan tajam, bibirnya bergetar dan Arie semakin mengeratkan genggamannya di tangan Raline ketika pria itu berganti menatap Raline. "Kau tak perlu melihatnya," kata Arie sambil menutup mata Raline dengan tangan lebarnya. Raline menarik tangan Arie menjauh dari wajahnya, "Tidak apa-apa. Aku tak takut lagi pada pria itu." "Kau tidak

