PART 47 - Cincin untuk Raline

1933 Kata

"Kau mendengarnya? Pergilah jika kau sudah mendengar jelas perkataan Raline." Arie melihat wajah Lonan yang tampak pucat pasi. Arie merasa tak enak pada Lonan, tapi ia tidak akan membiarkan Lonan merebut Raline darinya. Lonan harus tahu tempatnya di hati Raline, bahwa Raline hanya menganggapnya sebagai pamannya. Lonan mengangguk pelan dan melirik Arie singkat, "Baiklah, aku akan pergi. Setidaknya berkatmu aku bisa mengungkapkan perasaanku pada Raline, Arie. Padahal aku berniat memendamnya selamanya. Melihat kalian bersama membuatku tak berani berharap. Aku senang asalkan Raline bahagia." Arie mendelik kesal pada pria di depannya. "Kau pintar sekali membuatku terlihat jahat di depan Raline." Lonan memegang botol wine mahal yang ia bawa tadi, "Terima kasih telah membuatku patah hati mala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN