Penerbangan selama hampir dua puluh empat jam berhasil membawa Keenan, ketiga anaknya, Papa dan Farah tiba di tujuan mereka. Perbedaan zona waktu membuat waktu mereka mendarat sudah memasuki dini hari waktu Edinburgh sementara anak-anak masih berada dalam jam biologis mereka. Tentu saja tubuh mereka masih beranggapan bahwa jam masih menunjukkan pukul empat atau lima sore waktu Jakarta, dan sedang—sangat—aktif-aktifnya. Jika mereka tidak menumpangi private jet milik keluarga, mungkin mereka akan mengeluh punggung yang rasanya tulang-tulangnya tidak sanggup lagi menopang badan untuk menegak, apalagi jika memilih economy seat. Bandara Edinburgh mungkin adalah satu dari sedikit contoh bandara yang menggunakan nama kotanya sebagai nama bandara. Tiga huruf kode bandaranya saja tidak kreatif. Ba

