Chapter 61: Goda

1884 Kata

Adya POV Adya menelan ludah mendengar perkataan Nina seperti itu, dan mata mereka bertatapan beberapa saat. Ia bukan lelaki bodoh, ia tahu apa maksud wanita ini sebenarnya. Nina masih duduk di meja kerjanya, pas di depan kursinya dan jarak mereka kini begitu dekat. Sempat terdiam beberapa detik, Adya akhirnya bersuara.  “Kamu yang semalam kirim pesan ke nomor pribadi saya ya?” Adya memastikan. Nina mengangguk, senang karena mengira Adya mengenalnya. “Oke, kamu saya kasih dua pilihan sekarang.” “Apa itu pak?” Nina masih menunduk ke arahnya memainkan kerah kemeja Adya, tampak sengaja memperlihatkan  bagian dalam kemejanya sendiri yang tertutupi dalaman hitam. “Kamu pilih mau mengundurkan diri atau di PHK tanpa pesangon?” Pertanyaan Adya yang tegas melunturkan senyum di wajah Nina. Ia l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN